Oleh: ratu31 | Juni 17, 2011

SYSTEM ANALYSIS

SYSTEM ANALYSIS
Analisis Sistem

Analisis Sistem :

Sebuah teknik pemecahan masalah yang menguraikan sebuah sistem menjadi bagian-bagian komponen dengan tujuan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen tersebut bekerja dan berinterkasi untuk meraih tujuan

 

Analisis Sistem Informasi

Tujuan Utama dari analisis sistem informasi ada :

1.Menentukan kelemahan dari proses-proses bisnis pada sistem lama untuk bisa menentukan kebutuhan dari sistem baru
2.Menentukan tingkat kelayakan kebutuhan sistem baru tersebut ditinjau dari beberapa aspek, diantaranya ekonomi, teknik, operasional

 

 

Kegiatan Dalam Analisis sistem
Memahami bidang masalah

Produk jadi tugas ini adalah pemahaman bidang masalah dan kosakata bisnis

Menganalisis Masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan

Produk Jadi tugas ini adalah pernyataan masalah dan analisis sebab akibat

Menganalisis Proses Bisnis

Produk jadi tugas ini adalah model-model proses dan analisis analisis proses

Menentukan Tujuan –tujuan perbaikan sistem

Produk jadi tugas ini adalah  tujuan –tujuan perbaikan sistem dan constrait

ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA

Analisis PIECES

Untuk mengidentifikasi masalah, harus dilakukan analisis terhadap kinerja, ekonomi, keamanan aplikasi, efisiensi dan pelayanan pelanggan. Panduan ini dikenal dengan analisis PIECES (Performance,Information, economy,control, eficiency dan services)

Analisis Kinerja

Masalah kinerja terjadi ketika tugas-tugas bisnis yang dijalankan tidak mencapai sasaran. Kinerja diukur dengan jumlah produksi dan waktu tanggap.

Jumlah Produksi adalah jumlah pekerjaan yang bisa diselesaikan selama jangka waktu tertentu. Pada bagian pemasaran, kinerja diukur berdasarkan volume pekerjaan, pangsa pasar yang diraih atau citra perusahaan.

Waktu tanggap adalah keterlambatan rata-rata antara antara suatu transaksi dengan tanggapan yang diberikan kepada transaksi tersebut.

ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA
Analisis Informasi

Evaluasi terhadap kemampuan sistem informasi dalam menghasilkan informasi yang bermanfaat perlu dilakukan untuk menyikapi peluang dan menangani masalah yang muncul. Situasi yang membutuhkan peningkatan informasi meliputi :

Kurangnya Informasi mengenai keputusan atau situasi yang sekarang
Kurangnya Informasi yang relevan mengenai keputusan ataupun situasi sekarang
Kurangnya informasi yang tepat waktu
Terlalu banyak informasi
Informasi tidak akurat
ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA

 

Informasi juga  Permasalahan yang dihadapi meliputi :

Data yang berlebihan. Data yang sama ditangkap dan atau disimpan di banyak tempat
Kekacauan Data . Data ditangkap dan disimpan, tetapi diorganisasikan sedemikian rupa sehingga laporan dan pengujian tidak dapat atau sulit dilakukan
ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA
 Analisis Ekonomi

Alasan ekonomi barangkali merupakan motivasi paling umum bagi suatu proyek. Pijakan dasar bagi kebanyakan manajer adalah biaya . Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan :

1 .Biaya

a. Biaya tidak diketahui

b. Biaya tidak dapat dilacak ke sumber

c. Biaya terlalu tinggi

2. Keuntungan

a. pasar-pasar baru dapat dieksplorasi

b. Pemasaran saat ini dapat di perbaiki

c. Pesanan-pesanan dapat ditingkatkan

 

 

ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA
Analisis Keamanan

Tugas bisnis perlu dimonitor dan dibetulkan jika ditemukan kinerja yang dibawah standar. Kontrol dipasang untuk meningkatkan kinerja sistem, mencegah atau mendeteksi kesalahan sistem, menjamin keamanan data, informasi dan persyaratan.

1. Keamanan atau kontrol yang lemah

a.   input data tidak diedit dengan cukup

b.   Kejahatan (misalnya: pengelapan atau pencurian) terhadap     data

c.   Pelanggaran etika pada data atau informasi. Misalnya data   atau informasi di akses orang yang tidak berwenang

 

 

ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA

d.   Data tersimpan secara berlebihan,tidak konsisten pada file-  file atau database-database yang berbeda

e.   Pelanggaran peraturan atau panduan privasi data

f.   Terjadi error pada saat pemrosesan (oleh manusia,mesin   atau perangkat lunak

g.   Terjadi error saat membuat keputusan

2. Kontrol atau keamanan berlebihan

a.   Prosedur birokratis memperlamban sistem

b.  Pengendalian yang berlebihan menggangu para pelanggan   atau karyawan

c.   Pengendalian berlebihan menyebabkan penundaan   pemrosesan

 

 

ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA
Analisis Efisiensi

Efisiensi menyangkut bagaimana menghasilkan output sebanyak banyaknya dengan input yang sekecil mungkin. Berikut adalah indikasi bahwa suatu sistem dapat dikatakan tidak efisien :

a.   Banyak waktu yang terbuang pada aktivitas sumber daya   manusia , mesin atau komputer

b.   Data diinput atau disalin secara berlebihan

c.  Data diproses secara berlebihan

d.  Informasi dihasilkan berlebihan

e.  Usaha yang dibutuhkan untuk tugas-tugas tertentu berlebihan

f.   Material yang di butuhkan untuk tugas –tugas tertentu berlebihan

 

 

 

ANALISIS KELEMAHAN SISTEM LAMA
Layanan

Berikut adalah beberapa kriteria penilaian dimana kualitas suatu informasi bisa dikatakan buruk :

a. Sistem menghasilkan produk yang   tidak akurat

b. Sistem menghasilkan produk yang   tidak konsisten

c. Sistem menghasilkan produk yang tidak dipercaya

d. Sistem tidak mudah dipelajari

e. Sistem tidak mudah di gunakan

f.  Sistem canggung untuk di gunakan

g. Sistem tidak fleksibel

 

 

STUDI KASUS

Masalah

Sistem penggajian yang masih bersifat manual yaitu dengan pencatatan langsung secara fungsinya akan berjalan begitu lama, dimana sistem, manul masih mengandalkan pada pelaksanaan pencatatan yang lebih mengutamakan ketelitian dan pengamatan yang tepat. Atau dapat dikatakan pula sistem pencatatan manual ini lebih mengedepankan suatu subjek manusia sebagai tumpuan utama dalam proses pelaksanaanya. Dengan demikian, apabila manusia sebagai pelaksana mengalami kesalahan dalam satu titik saja maka akan berakibat buruk atau menimbulkan ketidakefisienan dalam pelaksanaan kerja

Beberapa kesalahan dalam perhitungan manual akan menuntut para pelaku dan pelaksana keuangan untuk mengecek dengan teliti bahkan mereka harus mengecek ulang hasil keuangan mereka. Hal ini dapat mengakibatkan pemunduran dalam hal penggajian karyawan . Dengan adanya pemunduran jadwal penggajian maka para pekerja akan menurun kinerjanya

 

STUDI KASUS

Melihat masalah diatas tentunya diperlukan suatu solusi yang tepat yang dapat membantu bagi para pelaksana , khususnya kegiatan bagian keuangan yang lebih efektif dan efisien . Dalam hal ini kami memberikan gambaran dengan adanya suatu sistem teknologi yang berbasis komputer yang dapat memberikan solusi dalam mengatasi masalah ini. Dihararapkan dengan teknologi berbasis komputer ini seorang pelaku keuangan lebih terbantu lagi . Dimana dia hanya tinggal menjadi operator yang bertugas menginputkan data dan komputer yang memproses dan mengeluarkan hasilnya , sehingga proses pelaksanaan dapat mengurangi proses perhitungan yang cukup lama

STUDI KASUS
STUDI KASUS

 

 

 

Analysis Kebutuhan

Analisis Kebutuhan Sistem

 

Tujuan dari fase analisis adalah memahami dengan sebenar-benarnya kebutuhan dari sistem tersebut, atau memutuskan bahwa sebenarya pengembangan sistem baru tidak dibutuhkan. Penentuan kebutuhan sistem merupakan langkah yang paling krusial dalam tahapan SDLC. Kebutuhan sistem bisa diartikan sebagai :

 

a. Pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh sistem

b. Pernyataan tentang karakteristik yang harus dimiliki

Analisis Kebutuhan Sistem

 

Requirements Discovery adalah proses dan teknik yang digunakan analis sistem untuk mengidentifikasi atau mengekstraksi masalah sistem persyaratan solusi dari komunitas pengguna

 

System Requirenmets adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh sistem informasi atau perlengkapan yang harus dimiliki disebut juga persyaratan bisnis

Tipe – Tipe Kebutuhan Sistem
Kebutuhan sistem dibedakan menjadi dua jenis :

1.   Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan fungsional adalah jenis kebutuhan yang berisi proses-proses apa saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Kebutuhan fungsional juga berisi informasi-informasi apa saja yang harus ada dan dihasilkan oleh sistem.

2. Kebutuhan Nonfungsional (nonfunctional requirements). Kebutuhan ini adalah tipe kebutuhan yang berisi properti perilaku yang dimiliki oleh sistem, meliputi :

Tipe – Tipe Kebutuhan
Operasional

Pada bagian ini harus dijelaskan secara teknis bagaimana sistem harus beroperasi. Platfom sistem yang dipakai didefinisikan. Perangkat lunak untuk mengembangkan sistem juga ditentukan . Perangkat keras spesifik yang diperlukan juga ditentukan. Arsitektur sistem juga dijelaskan

Kinerja

Pada bagian ini dijelaskan seperapa bagus kinerja perangkat lunak yang dikembangkan dalam mengolah data, menampilkan informasi dan secara keseluruhan menyelesaikan proses bisnis yang di tanganinya. Efisiensi dari perangkat lunak juga dicantumkan

Keamanan

Kebutuhan keamanan berisi pernyataan tentang mekanisme pengamanan aplikasi, data maupun transaksi yang akan diimplementasikan pada sistem. Sistem password yang digunakan akan seperti apa dan perangkat keras spesifik untuk pengamanan sistem juga dideskripsikan

 

 

Teknik Penemuan Fakta
Sampling Dokumen, Laporan dan File

Contoh dokumen dan file yang sudah ada dapat menyajikan banyak fakta dan detail dengan sedikit atau tanpa komunikasi personal langsung. Dokumen pertama yang perlu dicari oleh analisis adalah :

–    Bagan perusahaan dapat dipakai untuk mengidentifikasi   pengguna dan pemilik  utama dan hubungan pelaporan mereka.

Dokumen –dokumen yang menggambarkan masalah

–    Memuantarbagian, studi,waktu, kontrak saran, komplain   pelanggan,   dan   laporan-laporan    yang mendokumentasikan   area masalah

–    Catatan Keungan , penilaian presentasi kerja, peninjauan ukuran   kerja , dan laporan pengoperasian  terjadwal lainnya

–       Permintaan Proyek sistem informasi – dulu dan saat ini.

 

Teknik Penemuan Fakta

Dokumen yang menggambarkan fungsi bisnis yang sedang dipelajari atau di desain

–  Pernyataan misi perusahaan dan rencana strategis

–  Sasaran resmi untuk subunit perusahaan yang sedang dipelajari

–  Manual kebijakan yang menempatkan batasan pada semua   sistem yang diajukan

–  Prosedur Pengoperasian standar (Standard Operating   Procedures=SOP), outline   kerja atau   instruksi   pekerjaan/tugas untuk operasi harian yang spesifik

–  Form lengkap yang mempresentasikan transaksi aktual di   berbagai poin dalam   siklus   pemrosesan

–  Contoh Databse manual dan yang terkomputerisasi

–  Contoh manual dan screen serta report / laporan yang   terkomputerisasi.

 

Teknik Penemuan Fakta

Dokumentasi terhadap studi serta desain sistem sebelumnya

–  Berbagai tipe flowchart dan diagram

–  Kamus dan repositori proyek

–  Dokumentasi desain , seperti input, output dan database

–  Dokumentasi Program

–  Manual Komputer dan Manual Pelatihan

2.   Penelitian dan Mengunjungi Situs

Penelitian adalah teknik yang digunakan berdasarkan studi terhadap aplikasi lain yang serupa. Sekarang penelitian menjadi lebih mudah dengan adanya internet dan word wide web (WWW). Kunjungan situs merupakan bentuk penelitian yang khusus.

 

Teknik Penemuan Fakta

3.  Observasi lingkungan kerja

Observation adalah teknik penemuan fakta dimana analisis turut berpartisipasi atau menyaksikan seseorang yang sedang melakukan aktivitas untuk mempelajari sistem

Keunggulan dari teknik ini adalah :

–  Data yang dikumpulkan berdasarkan observasi dapat sangat reliabel.kadang-kadang, observasi dilakukan  untuk memeriksa validitas data yang didapat langsung dari individu

-Analisis sistem dapat melihat apa yang sebenernya terjadi.
-Observasi relatif tidak mahal dibandingkan teknik penemuan fakta yang lain. Teknik yang lain biasanya membutuhkan waktu yang khususdari pekerja dan mengeluarkan banyak biaya.

–  Observasi memberi peluang kepada analis untuk melakukan pengukuran kerja

Teknik Penemuan Fakta

Kelemahan  Dari teknik ini adalah :

-Orang biasanya merasa tidak nyaman saat diawasi mereka mungkin akan berlaku secara berbeda saat diobesrvasi
-Pekerjaan yang diobesrvasi kemungkinan tidak memasukan tingkat kesulitan atau volume yang biasanya dialami selama periode waktu tersebut
-Jika seseorang melakukan tugas-tugas dalam cara yang melanggar prosedur pengoperasian standar, mereka mungkin saja melakukan pekerjaannya secara bener saat anda mengobservasi mereka.
Teknik Penemuan Fakta

4.  Kuesioner

Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan fakta yang serupa dari sejumlah besar individu. Ada dua format kuesioner, format bebas dan format tetap. Format bebas/Free format questionaire adalah kuesioner yang di desain untuk memberikan keleluasaan kepada responden dalam memberikan jawaban. Sebuah pertanyaan diajukan dan responden memberikan jawaban di tempat yang disediakan

Fixed Format Questionnaire/Kuesioner tetap adalah kuesioner yang terdiri dari pertanyaan yang mengharuskan responden memilih satu jawaban dari beberapa jawaban yang telah di tentukan.

 

 

Teknik Penemuan Fakta

Wawancara / interview asalaha teknik penelusuran fakta dimana analisis sistem mengumpulkan informasi dari individu-indivudu melalui interaksi face to face.

Wawancara dapat diguanakan untuk mencapai beberapa atau semua tujuan berikut yaitu : menemukan fakta, validasi fakta, kejelasan fakta, antusiasme, mendapatkan pengguna yang terlibat, mengidentifikasi persyaratan, menyatukan berbagai ide dan opini.

Ada dua aturan yang harus diperhatikan dalam wawancara. Analisis sistem sebagai sebagai seorang interviewer (pewawancara) , bertanggung jawab atas pengorganisasian dan pengadaan wawancara, pengguna dan pemilik sistem adalah interviewee (orang yang diwawancarai).

 

Teknik Penemuan Fakta

Keungulan dari teknik ini

–  Wawancara memberi kesempatan kepada analisis untuk   memotivasi   orang yang   diwawancarai untuk merespons   secara   bebas dan terbuka terhadap setiap   pertanyaan yang diajukan.

–   Wawancara memperbolehkan analisis sistem untuk   menyesuaikan atau mengulangi   pertanyaan –pertanyaan   yang diajukan

–    Wawancara memberi kesempatan kepada analisis untuk   mengobservasi orang yang   diwawancarai dengan   komunikasi   nonverbal.

Kelemahan dari teknik ini :

Wawancara membutuhkan banyak waktu dan oleh sebab itu merupakan pendekatan penemuan fakta yang banyak mengeluarkan biaya

Kesuksesan wawancara tergantung pada keterampilan human relation si analisis sistem

Wawancara tidak praktis mengingat lokasi orang yang di wawancarai.

 

 

Teknik Penemuan Fakta

Discovery Prototyping adalah tindakan membuat representatif sekala kecil atau model kerja dari pernyataan pengguna untuk menemukan atau menguji persyaratan tersebut.

7.  Joint Requirenment Planning (JRP) adalah proses yang dilakukan dengan mengadakan pertemuan kelompok terstruktur dengan tujuan menganalisa masalah dan mendefinisikan persyaratan. Partisipan JRP :

STUDI KASUS
Hasil Analisis kebutuhan sistem

Analisis Kebutuhan Sistem Fungsional

a.Sistem harus bisa menampilkan pendataan guru dan karyawan yang bekerja di yayasan tersebut
b.Pengguna dapat menampilkan kelompok guru atau karyawan menurut jabatan
c.Pengguna dapat mencetak kartu guru dan karyawan
d.Sistem harus bisa menampilkan jumlah guru dan karyawan
e.Pengguna dapat memproses gaji guru dan karyawan sesuai dengan jabatan
f.Pengguna dapat menampilkan rekap absen dari guru dan karyawan
g.Pengguna dapat menampilkan jumlah gaji guru dan karyawan
h.Pengguna dapat mencetak slip gaji
i.Pengguna dapat menampilan laporan gaji guru dan karyawan setiap bulannya

 

 

STUDI KASUS

Analisis Kebutuhan Sistem Non fungsional
1.Operasional
a.Menggunakan  SIstem operasi window XP SP 2
b.Intel Pentium IV or Higher Prosesor
c.256 – 512 MB of RAM
d.Printer untuk mencetak Slip gaji, Kartu anggota dan laporan penggajian
e.Magnetic Card Reader
2.Keamanan

Dilengkapi password untuk sistem aplikasi maupun databasenya dan hanya bisa diakses oleh admin saja, pengguna biasa tidak bisa.

 

 

STUDI KASUS
3.Informasi
a.Digunakan untuk menginformasikan apabila password yang dimasukan salah
b.Digunakan untuk menamplkan slip gaji
4.Kinerja

Waktu untuk pemrosesan gaji guru dan karyawan dibatasi 1 menit ditambah cetak slip gaji.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: